Manfaat Bersikap Husnudzon Kepada Sesama Manusia dan Allah SWT


Hikmah dan manfaat husnudzon
Salah satu tujuan utama dari berbuat baik adalah mendapat ridho dan kasih sayang dari Allah SWT. Namun, bersikap husnudzon atau berbaik sangka memiliki banyak sekali hikmah dan manfaat antara lain:

1. Menjadikan pribadi yang tawakal
Dalam jurnal yang diterbitkan IAIN Surakarta pada 2021, salah satu bentuk husnudzon paling utama adalah husnudzon kepada Allah SWT. Salah satu indikator husnudzon kepada Allah adalah bersikap tawakkal. Orang yang husnudzon terhadap Allah akan menyerahkan dirinya kepada Allah (tawakkal) dan menerima segala kondisi yang terjadi.

2. Mendapat ketenangan jiwa
Ilustrasi. Salah satu manfaat husnudzon adalah mendapatkan ketenangan jiwa.
Dengan bersikap husnudzon akan mendatangkan ketenangan jiwa dan ketenteraman dalam hidup sebab meyakinkan apapun yang terjadi adalah semata-mata kehendak Allah SWT.

3. Mendorong untuk selalu bersungguh-sungguh
Sikap husnudzon juga mendorong manusia untuk selalu berusaha dan beramal secara bersungguh-sungguh untuk mencapai kehidupan yang baik di dunia dan di akhirat dan mengikuti hukum sebab akibat yang berlaku dan ketetapan Allah SWT.

4. Mempererat persaudaraan

Ilustrasi. Salah satu manfaat husnudzon adalah mempererat persaudaraan.
Hubungan persahabatan dan persaudaraan antara sesama Muslim akan lebih baik karena kebiasaan berbaik sangka akan menghindari keretakan hubungan.

Selain itu, keharmonisan hubungan antara sesama muslim akan semakin nampak karena tidak ada berbagai kendala psikologis yang menghambatnya.

5. Terhindar dari rasa iri
Dengan manfaat husnudzon maka kita juga akan terhindar dari rasa iri hati karena turut menghargai kemajuan yang didapatkan oleh orang lain, walaupun diri kita belum mengalaminya.

Perintah mengenai sikap husnudzon langsung dijelaskan dalam Al-Qur'an surat Al-Hujurat ayat 12 yang berbunyi:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اجْتَنِبُوا كَثِيرًا مِنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثْمٌ ۖ وَلَا تَجَسَّسُوا وَلَا يَغْتَبْ بَعْضُكُمْ بَعْضًا ۚ أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَنْ يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوهُ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ تَوَّابٌ رَحِيمٌ

"Wahai orang yang beriman! Jauhilah banyak dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu dosa. Dan janganlah menggunjing satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang." (QS. Al-Hujurat : 12)

Selain berprasangka baik kepada orang lain, yang terpenting umat Islam juga diajarkan untuk selalu berhusnudzon kepada takdir Allah SWT.

Ade Suhendra
Ade Suhendra Belajar Online Masa Kini

Posting Komentar untuk "Manfaat Bersikap Husnudzon Kepada Sesama Manusia dan Allah SWT"