Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Puasa Syaban Pas Hari Jumat Gimana

puasa syaban


  • Jumat Puasa Syaban, Apakah Boleh ?

Menjadi waktu yang mulia, Nisfu Syaban yang jatuh di antara bulan rajab bagi umat muslim di seluruh dunia.Karena pada bulan Syaban banyak pahala yang dapat diraih dan waktu yang mustajab untuk meminta ampunan kepada Allah SWT. Dianjurkan pada bulan ini untuk memperbanyak amalan-amalan seperti puasa sunnah, dzikir, membaca Al-Quran maupun ibadah lainnya.

Adapun puasa yang dianjurkan Nabi Muhammad SAW yaitu puasa nifsu syaban. Puasa ini hampir sama seperti niatnya puasa rajab maupun puasa-puasa sunnah lain. Tata cara melakukannya diawali dengan niat dianjurkan untuk melakukan sahur dan diakhiri dengan berbuka pada terbenamnya fajar atau saat masuk waktu maghrib. 

Lalu, banyak yang masih membingungkan bagaimana jika puasa sunnah jatuh pada hari Jumat. Dan apakah boleh mengganti puasa (qadha' puasa) ramadhan di hari jumat. Dapat dirangkum bahwa apabila melakukan puasa baik itu puasa sunnah maupun qadha' ramadhan di hari jumat saja maka hukumnya haram atau tidak boleh.

Jumat merupakan hari rayanya umat Islam dalam sepekan. Puasa yang dikecualikan karena hukumnya boleh seperti Puasa Daud, Ramadhan dan Nazar. 

Jadi, dapat diambil kesimpulan bahwa puasa sunnah yang tanpa disertai alasan hukumnya haram jika dilakukan hari jumat saja. 

Namun, jika kita ingin melakukan puasa nisfu syaban dengan menggabungkan puasa Ayyamul Bidh diperbolehkan. Dengan cara melakukan puasa ayyamul bidh sebelumnya dan pada saat hari Jumatnya dapat mengganti niat jadi puasa nifsu syaban dikarenakan amalannya lebih tinggi. Kenapa amalanya lebih tinggi karena amalan tersebut jarang dilakukan.

Sama seperti sebelum melakukan puasa lainnya, sebelum melakukan puasa Syaban kita juga harus melafalkan niat terlebih dahulu. 


  • Keistimewaan yang Terjadi di Bulan Syaban

Dalam bulan ini terdapat banyak peristiwa dan kejadian, sehingga hal ini bisa menarik perhatian umat muslin. Adapun keistimewaannya diantaranya sebagai berikut.


1. Turun Ayat Sholawat Nabi

Salah satu keutamaan bulan syaban adalah turunya ayat tentang anjuran bersholawat kepada Nabi Muhammad di bulan ini.


Ibnu Abu Shaif Al-Yamani telah menyebutkan. Bahwa bulan syaban adalah bulan untuk bersholawat kepada Nabi Muhammad. Karna di bulan ini turunlah ayat 56 surat Al-Ahzab, adapun ayatnya sebagai berikut.

اِنَّ اللّٰهَ وَمَلٰٓئِكَتَهٗ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ ۗ يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا

Artinya:

Sesungguhnya Allah dan para Malaikat bersholawat kepada Nabi Muhammad. Wahai orang-orang yang beriman bersholawatlah kalian atas Nabi Muhammad serta ucapkan salam dengan penuh penghormatan kepadanya.

Dengan itu, perbanyaklah bersholawat kepada Nabi Muhammad di bulan ini, karna bulan ini adalah bulan Nabi Muhammad.


2. Pindahnya Baitul Maqdis

keutamaan bulan syaban yang kedua yaitu, bahwa Nabi Muhammad menanti-nanti datangnya perpindahan baitul maqdis dengan penuh harapan yang sangat tinggi. Sampai akhirnya Allah mengabulkan penantian tersebut, di saat beliau menengadah mukanya ke langit dengan menanti wahyu dari Allah.


Hal tersebut terjadi ketika bulan syaban, maka berpindahlah kiblat  dari baitul maqdis ke ka’bah Mekah Al-Mukarramah. Sebagaimana dalam surat Al-Baqarah ayat 144.

قَدْ نَرٰى تَقَلُّبَ وَجْهِكَ فِى السَّمَآءِ ۚ فَلَـنُوَلِّيَنَّكَ قِبْلَةً تَرْضٰٮهَا ۖ فَوَلِّ وَجْهَكَ شَطْرَ الْمَسْجِدِ الْحَـرَا مِ ۗ وَحَيْثُ مَا كُنْتُمْ فَوَلُّوْا وُجُوْهَكُمْ شَطْرَهٗ ۗ وَاِ نَّ الَّذِيْنَ اُوْتُوا الْكِتٰبَ لَيَـعْلَمُوْنَ اَنَّهُ الْحَـقُّ مِنْ رَّبِّهِمْ ۗ وَمَا اللّٰهُ بِغَا فِلٍ عَمَّا يَعْمَلُوْنَ

Artinya:

Kami (Allah) melihat wajahmu (Muhammad) sering menengadah ke langit, maka akan kami palingkan Engkau ke kiblat yang Engkau senangi. Maka hadapkanlah wajah Engkau ke arah Masjidilharam, dan dimana saja Engkau berada hadapkanlah wajahmu ke arah itu.


Dan sesungguhnya orang-orang yang telah diberi kitab (Taurat dan Ijnil) mengetahui. Bahwa perpindahan kiblar itu adalah kebenaran dari Tuhan (Allah) mereka. Sehingga Allah tidak lengah terhadap apa yang mereka kerjakan.


3. Terjadi Malam Nisfu Syaban

Banyak hadits yang menerangkan tentang keistimewaan Nisfu Syaban ini, walaupun di situ haditsnya dhaif. Tapi Ibnu Hibban telah menjelaskan keshahihan beberapa hadits Nabi Muhammad yang artinya:

Allah akan melihat semua hambanya di malam ini (nisfu syaban). Sehingga Dia mengampuni mereka semua kecuali orang yang musyrik dan bermusuhan. Hadist riwayat Imam Thabarani dan Ibnu Hibban.


Dengan itu, di awal bulan ini Allah akan mengampuni orang-orang yang meminta ampunan, mengabulkan doa orang yang berdoa. Sehingga malam nisfu syaban menjadi salah satu keutamaan bulan syaban.


  • Niat Puasa Syaban

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ شَعْبَانَ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnati Sya‘bana lillâhi ta‘âlâ.

“Aku berniat puasa sunah Syaban esok hari karena Allah SWT.”


Bila lupa dilafalkan di malam harinya, niat puasa Syaban bisa menyusul dan dilafalkan di siang hari atau tepat ketika ingat.

Jangan khawatir, karena amalan puasa ayyamul bidh juga akan tetap mengikuti. Untuk niatnya sendiri puasa nisfu syaban dapat dilafalkan dengan bahasa Indonesia.


  • Anjuran Berpuasa di Bulan Syaban

Puasa Syaban memiliki banyak sekali kemuliaan hingga Nabi Muhammad SAW sendiri banyak berpuasa di bulan ini. Anjuran untuk memperbanyak berpuasa sunah di bulan Syaban terdapat dalam hadis Nabi SAW. Diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim dari istri Nabi yakni Aisyah radhiallahuanha.

لَمْ يَكُنِ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَصُومُ شَهْرًا أَكْثَرَ مِنْ شَعْبَانَ، فَإِنَّهُ كَانَ يَصُومُ شَعْبَانَ كُلَّهُ

“Belum pernah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berpuasa satu bulan yang lebih banyak dari pada puasa bulan Syaban. Terkadang hampir beliau berpuasa Syaban sebulan penuh.”


Nabi SAW sendiri selalu berpuasa selama beberapa hari dalam setiap bulannya. Namun, pada bulan Syaban Nabi berpuasa paling banyak setelah puasa di bulan Ramadan.


  • Dalil Puasa Ayyamul Bidh

Dan untuk tambahan bahwa puasa ayyamul bidh merupakan puasa yang dilakukan Di pertengahan bulan hijriyah pada 13,14,15. Pada tanggal 13-15, biasanya bulan sedang dalam kondisi penuh atau yang disebut dengan purnama. Oleh karena itu, puasa ayyamul bidh disebut puasa putih karena kondisi alam yang sedang dalam keadaan terang akibat dari cahaya bulan purnama. 

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata,

أَوْصَانِى خَلِيلِى بِثَلاَثٍ لاَ أَدَعُهُنَّ حَتَّى أَمُوتَ صَوْمِ ثَلاَثَةِ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ ، وَصَلاَةِ الضُّحَى ، وَنَوْمٍ عَلَى وِتْرٍ

“Kekasihku (yaitu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam) mewasiatkan padaku tiga nasehat yang aku tidak meninggalkannya hingga aku mati: 1- berpuasa tiga hari setiap bulannya, 2- mengerjakan shalat Dhuha, 3- mengerjakan shalat witir sebelum tidur.” (HR. Bukhari no. 1178)


Dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin Al ‘Ash, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

صَوْمُ ثَلاَثَةِ أَيَّامٍ صَوْمُ الدَّهْرِ كُلِّهِ

“Puasa pada tiga hari setiap bulannya adalah seperti puasa sepanjang tahun.” (HR. Bukhari no. 1979)


Dari Abu Dzar, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda padanya,

يَا أَبَا ذَرٍّ إِذَا صُمْتَ مِنَ الشَّهْرِ ثَلاَثَةَ أَيَّامٍ فَصُمْ ثَلاَثَ عَشْرَةَ وَأَرْبَعَ عَشْرَةَ وَخَمْسَ عَشْرَةَ

“Jika engkau ingin berpuasa tiga hari setiap bulannya, maka berpuasalah pada tanggal 13, 14, dan 15 (dari bulan Hijriyah).” (HR. Tirmidzi no. 761 dan An Nasai no. 2425. Abu ‘Isa Tirmidzi mengatakan bahwa haditsnya hasan).


  • Apa Keuntungan Puasa Tiga Hari Setiap Bulannya ?

Di antaranya adalah:

a) Menghidupkan Sunnah Nabi ﷺ.

b) Bekal Akhirat

c) Seperti puasa sebulan (jika dikerjakan rutin setiap bulan, seperti puasa sepanjang setahun).

d) Baik untuk kesehatan tubuh, dengan memberi istirahat pada anggota badan setiap bulannya.


Itulah pembahasan tentang bagaimana hukumnya jika puasa jatuh pada hari jumat, dan cara menggabungkan puasa jika bertepatan seperti puasa nisfu syaban dan ayyamul bidh.

insyouf.com
insyouf.com Religi dan Motivasi + Wawasan

Posting Komentar untuk "Puasa Syaban Pas Hari Jumat Gimana"