Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Sholat Sunnah Rawatib Maghrib 2 Rakaat Lengkap, Niat dan Keutamaanya

sholat sunnah rawatib


Sholat sunnah adalah sholat yang dikerjakan di luar sholat wajib lima waktu. Nabi Muhammad SAW mengerjakan sholat sunnah ini selain untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, tetapi juga mengharap tambahan pahala. Salah satunya adalah sholat sunnah rawatib Maghrib.

Melansir pada buku Ensiklopedia Hadits Ibadah yang ditulis oleh Syamsul Rijal Hamid, sholat sunnah rawatib yang dikerjakan sebelum sholat wajib disebut sunnah qobliyah, sedangkan sholat sunnah yang dilaksanakan setelah sholat wajib disebut ba'diyah.

Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda, "Sholatlah (sunnah) kalian sebelum sholat Maghrib." Setelah mengulang dua kali anjuran tersebut, beliau bersabda, "Bagi siapa yang menghendakinya." Kalimat terakhir itu beliau ucapkan karena khawatir hal tersebut dijadikan sebagai ketetapan yang pasti. (HR. Bukhari dan Abu Dawud, dari Abdullah Al-Muzani ra).

Ustdz. M. Kamaluddin S. Pd. I., MM dalam buku Rahasia Kedahsyatan Shalat Sunnah Setahun Penuh menjelaskan mengenai tata cara sholat sunnah Rawatib maghrib beserta niatnya sebagai berikut:


Tata Cara Sholat Sunnah Rawatib

a) Dikerjakan sendiri-sendiri tidak berjamaah.


b) Mengambil tempat sholat yang berbeda dengan tempat melakukan sholat wajib.


c) Shalat sunnah rawatib dilakukan dua rakaat dengan satu salam


d) Tidak didahului azan dan qomat.


e) Suara tidak dikuatkan.


f) Keutamaan sholat sunnah Rawatib adalah dikerjakan di rumah.


Sholat Sunnah Dua Rakaat Setelah dan Sebelum Maghrib

Dalam pelaksanaanya, sholat sunnah dua rakaat setelah atau sebelum Maghrib caranya sama seperti sholat fardhu. Hanya saja berbeda pada bacaan niatnya.


Bacaan Niat Sholat Sunnah Dua Rakaat Setelah Maghrib

اُصَلِّى سُنَّةً الْمَغْرِبِ رَكْعَتَيْنِ بَعْدِيَّةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى

Artinya: "Saya berniat sholat sunnah setelah Maghrib dua rakaat karena Allah ta'aalaa."


Bacaan Niat Sholat Sunnah Dua Rakaat Sebelum Sholat Maghrib

اُصَلِّيْ سُنَّةَ اْلْمَغْرِبِ رَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَّةً مُسْتَقْبِلَ اْلقِبْلَةِ اَدَاءً لِلَّهِ تَعَالَى

Artinya: "Aku niat melakukan shalat sunat sebelum Maghrib 2 rakaat, sambil menghadap kiblat, saat ini, karena Allah ta'ala."


Pada rakaat pertama setelah membaca niat kemudian membaca surat Al-Fatihah, setelah itu dilanjutkan dengan membaca surat Al-Kafirun. Dan Pada rakaat kedua membaca surah Al-Fatihah, setelah itu dianjurkan membaca surah Al-Ikhlas.

Sholat Sunnah setelah Maghrib dianjurkan dikerjakan di rumah. Sebagaimana Muhammad bin Labid berkata, "Rasulullah SAW mengunjungi bani Abdul Asyhal. Beliau mengerjakan sholat maghrib bersama mereka. Setelah mengucapkan salam, beliau bersabda,

"Kerjakanlah dua rakaat (shalat sunnah setelah Maghrib) ini di rumah kalian." (HR. Abu Dawud)

Dari 'Abdullah bin Mughaffal radhiyallahu 'anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Di antara setiap dua azan terdapat sholat, di antara setiap dua azan terdapat sholat, di antara setiap dua azan terdapat sholat." Beliau berkata pada yang ketiga kalinya, "Bagi siapa yang ingin." (Muttafaqun 'alaih) (HR. Bukhari, no. 627 dan Muslim, no. 838). Yang dimaksud dua azan adalah azan dan iqamah.


Keutamaan Sholat Rawatib, Sholat Sunnah sebelum dan Sesudah Sholat Maghrib

Diriwayatkan dari Ummu Habibah radhiyallahu 'anha, seorang istri Rasulullah shallallahu alaihi wasallam, dia berkata: Aku mendengar Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda, yang artinya:

"Tidaklah seorang hamba yang muslim melakukan sholat sunnah 12 (dua belas) rakaat karena Allah pada setiap harinya, melainkan Allah akan membangunkan baginya sebuah rumah (istana) di surga." (Kemudian) Ummu Habibah radhiyallahu 'anha berkata; "Setelah aku mendengar hadis ini aku tidak pernah lagi meninggalkan shalat-shalat sunah (rawatib) tersebut." (HR Muslim no. 728).

Dari Ummu Habibah r.a, ia berkata: "Aku telah mendengar Rasulullah S.A.W. bersabda: "Barangsiapa shalat dalam sehari semalam dua belas rakaat akan dibangun untuknya rumah di surga, yaitu; empat rakaat sebelum dzuhur dan dua rakaat sesudahnya, dua rakaat sesudah magrib, dua rakaat sesudah isya dan dua rakaat sebelum sholat subuh." (HR. At-Tirmidzi, ia mengatakan, hadis ini hasan shahih).

Hamba Allah
Hamba Allah <<<<<<<<< semakin yakin dan semangat >>>>>>>>> I'AM MUSLIM