🔔 ikuti juga di Google News

Sholat Tasbih : Tata Cara Sholat Tasbih Lengkap

sholat tasbih


Sholat Tasbih

Sholat Tasbih : Tata Cara Sholat Tasbih Lengkap - Sholat tasbih adalah sholat sunnah yang diriwayatkan oleh beberapa ulama yang waktu pelaksanaanya bebas selain waktu yang diharamkan. Saat melaksanakan sholat tasbih, kita diwajibkan membaca tasbih sebanyak 300 kali yang dibagi masing masing 75 kali tiap rakaat.

Jumlah rakaat sholat tasbih yaitu sebanyak 4 rakaat. Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk melakukan sholat sunah ini minimal setiap malam atau tiap hari.

Dalam buku "Fikih Sholat Sunah" oleh Ali Musthafa Siregar dan Dr. Nurhadi, S.Pd.I., S.E.Sy., SH., MH., M.Pd dijelaskan waktu dilaksanakannya sholat tasbih. Mengenai waktu kapan dilaksanakannya tidak tertentu waktunya, yakni bisa dikerjakan kapan saja, asalkan tidak pada waktu-waktu yang dilarangnya sholat muthlak dan waktu-waktu yang dimakruhkan sholat.

Adapun terkait tata caranya ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Melansir dari Buku Pintar Shalat karya M. Khalilurrahman Al Mahfani, berikut merupakan tata cara sholat tasbih:

Tata Cara Sholat Tasbih

1. Berdiri menghadap kiblat sambil membaca niat dalam hati untuk melaksanakan sholat tasbih karena Allah semata. Adapun bacaan niat sholat tasbih yakni:

أُصَلِّيْ سُنَّةَ التَسْبِيْحِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ لِلهِ تَعَالَى

Artinya: Aku menyengaja sembahyang sunah tabsih dua rakaat karena Allah SWT.

2. Takbiratul Ihram sambil membaca "Allahuakbar", lalu membaca doa iftitah dan surat Al-Fatihah, kemudian diteruskan dengan bacaan surat Al-Qur'an lainnya, lalu membaca tasbih sebanyak 15 kali. Bacaan ucapan tasbih yaitu:

سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ

Latin: Subhanallah walhamdulillah wala ilaha Illallah wallahu akbar

3. Saat rukuk, membaca bacaan rukuk dan kalimat tasbih sebanyak 10 kali.

4. Selanjutnya i'tidal. Membaca bacaan i'tidal diikuti dengan kalimat tasbih sebanyak 10 kali.

5. Setelah i'tidal dilanjut sujud, membaca bacaan sujud dan kalimat tasbih sebanyak 10 kali kemudian duduk di antara dua sujud.

6. Duduk di antara dua sujud diikuti dengan membaca doa duduk antara dua sujud dan diikuti bacaan tasbih sebanyak 10 kali, lalu lakukan sujud kedua.

7. Sujud kedua dilakukan dengan bacaan doa sujud dan setelahnya membaca tasbih sebanyak 10 kali, dilanjut dengan berdiri untuk raka'at selanjutnya. Sebelum berdiri hendaklah duduk istirahat sambil membaca tasbih sebanyak 10 kali.

Ulama umumnya bersepakat, salah satu lafadz tasbih yang dibaca dalam sujud ketika shalat adalah :

سبحان ربي الأعلى

"Maha Suci Allah Yang Maha Tinggi".

Doa tasbih sujud Sujud Lainya,

Selain "subhana Rabbiyal a'la ", masih ada beberapa bacaan tasbih atau dzikir lainnya dalam sujud, sebagaimana dicontohkan Rasulullah Saw, sebagai berikut:

سُبُّوحٌ قُدُّوسٌ، رَبُّ الْمَلَائِكَةِ وَالرُّوحِ

Subbuuhun qudduusun rabbul malaaikati war ruuh

عَنْ عَائِشَةَ اَنَّ رَسُوْلَ اللهِ ص كَانَ يَقُوْلُ فِى رُكُوْعِهِ وَسُجُوْدِهِ: سُبُّوْحٌ قُدُّوْسٌ رَبُّ اْلمَلاَئِكَةِ وَالرُّوْحِ. احمد و مسلم و ابو داود و النسائى، فى نيل الاوطار

Dari 'Aisyah, ia berkata, “Sesungguhnya Rasulullah SAW membaca di dalam ruku'nya dan sujudnya Subbuuhun Qudduusun Robbul malaaikati war-ruuh (Tuhan yang Maha Suci lagi Maha Qudus, Tuhan pemelihara Malaikat dan ruh). (HR. Ahmad, Muslim, Abu Dawud dan Nasai, dalamNailul Authar ]

Ada juga bacaan sujud berikut ini:

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ رَبَّنَا وَبِحَمْدِكَ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي

Subhaa-nakallahumma rabbanaa wa biham-dika allaahum-maghfil-lii

Dalam hadits disebutkan, Nabi Saw banyak membaca doa ini dalam rukuk dan sujudnya, setelah turun surat An-Nashr. Beliau lakukan demikian, dalam rangka mengamalkan perintah di akhir QS. An-Nashr. (HR. Bukhari).

عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ: كَانَ رَسُوْلُ اللهِ ص يُكْثِرُ اَنْ يَقُوْلَ فِى رُكُوْعِهِ وَ سُجُوْدِهِ: سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّنَا وَ بِحَمْدِكَ اللّهُمَّ اغْفِرْلِى، يَتَأَوَّلُ اْلقُرْآنَ. الجماعة الا الترمذى، فى نيل الاوطار

Dari 'Aisyah, ia berkata, “Adalah Rasulullah SAW memperbanyak membaca di dalam ruku' dan sujudnya Subhaanakalloohumma robbanaa wa bihamdikalloohummaghfirlii (Maha Suci Engkau ya Allah, Tuhan kami dan dengan memuji-Mu, ya Allah ampunilah aku), yaitu beliau mengamalkan perintah Al-Qur'an:

فَسَبّحْ بِحَمْدِ رَبّكَ وَاسْتَغْفِرْهُ

[HR. Jama'ah, kecuali Tirmidzi, dalamNailul Authar ].

sholat tasbih memiliki banyak keutamaan, sebagaimana mengutip dari buku Aktivasi Mukjizat Hari Jumat oleh Rizem Aizid, keutamaan sholat tasbih salah satunya mendapatkan pahala yang berlimpah.

Rasulullah SAW bersabda:

"Barangsiapa yang menghidupkan satu sunah dari sunah sunahku, alu diamalkan oleh manusia, maka ia akan memperoleh pahala seperti pahala orang orang yang mengamalkannya, dengan tidak mengurangi pahala mereka sedikit pun." (HR. Ibnu Majah)

Lalu keutamaan yang kedua yaitu dihapuskan dosa dosa. Seberapa besar dosa yang diperbuat, Allah SWT menjanjikan penghapusan dosa bagi hambanya yang melaksanakan sholat tasbih.

"Nabi Muhammad SAW mengajarkan kepada pamannya untuk mengerjakan sholat tasbih kepadanya. Rasulullah SAW menyebutkan bahwa keutamaan sholat tasbih itu banyak dan salah satunya ialah ampunan Allah SWT. Kalau saja dosamu sebanyak gundukan pasir, niscaya Allah SWT akan mengampuni dosamu." (HR. Abu Daud)

Selanjutnya, keutamaan melakukan sholat tasbih juga dapat menenangkan jiwa dan pikiran. Terkait hal ini, dalilnya terdapat dalam firman Allah SWT dalam surat Ar-Ra'd ayat 28.

الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَتَطْمَىِٕنُّ قُلُوْبُهُمْ بِذِكْرِ اللّٰهِ ۗ اَلَا بِذِكْرِ اللّٰهِ تَطْمَىِٕنُّ الْقُلُوْبُ ۗ

Artinya: Yaitu orang orang yang berimana dan hati mereka menjadi tentram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tentram.

Adakah Sholat Tasbih

Hadits Tentang Sholat Tasbih

Hadits Rasulullah SAW kepada pamannya Abbas bin Abdul Muthallib yang berbunyi:

“Wahai Abbas pamanku, Aku ingin memberikan padamu, aku benar-benar mencintaimu, aku ingin engkau melakukan -sepuluh sifat- jika engkau melakukannya Allah akan mengampuni dosamu, baik yang pertama dan terakhir, yang terdahulu dan yang baru, yang tidak sengaja maupun yang disengaja, yang kecil maupun yang besar, yang tersembunyi maupun yang terang-terangan. Sepuluh sifat adalah: Engkau melaksankan salat empat rakaat; engkau baca dalam setiap rakaat Al-Fatihah dan surat, apabila engkau selesai membacanya di rakaat pertama dan engkau masih berdiri, maka ucapkanlah bacaan Subhanallah Walhamdulillah Walaa Ilaaha Ilallah Wallahu Akbar 15 kali, Kemudian ruku’lah dan bacalah do’a tersebut 10 kali ketika sedang ruku, kemudian sujudlah dan bacalah do’a tersebut 10 kali ketika sujud, kemudian bangkitlah dari sujud dan bacalah 10 kali kemudian sujudlah dan bacalah 10 kali kemudian bangkitlah dari sujud dan bacalah 10 kali. Itulah 75 kali dalam setiap rakaat, dan lakukanlah hal tersebut pada empat rakaat. Jika engkau sanggup untuk melakukannya satu kali dalam setiap hari, maka lakukanlah, jika tidak, maka lakukanlah satu kali seminggu, jika tidak maka lakukanlah sebulan sekali, jika tidak maka lakukanlah sekali dalam setahun dan jika tidak maka lakukanlah sekali dalam seumur hidupmu” (HR Abu Daud 2/67-68)

Ibnu Ma’in. An-Nasaiy berkata: Ia tidak apa-apa. Az-Zarkasyi berpendapat: “Hadis shahih dan bukan dhaif”. Ibnu As-Sholah: “Haditsnya adalah Hasan.

Merasa terbantu dengan artikel ini? Ayo dukung dengan memberikan DONASI. Tekan tombol merah.
Religi dan Motivasi + Wawasan

Posting Komentar



  • Home

  • DAFTAR



  • Follow
Oops!
Sepertinya ada yang salah dengan koneksi internet Anda. Harap sambungkan ke internet dan mulai menjelajah lagi.
AdBlock Detected!
Kakak pakai plugin pemblokir iklan ya? Tolong kecualikan website ini dalam pemblokiran ya. Karena kami butuh penghasilan dari iklan untuk terus mengelola website ini agar bisa update artikel bermanfaat. Makasih ya 😊
Site is Blocked
Sorry! This site is not available in your country.
[ ]