Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ternyata Jibril adalah Golongan Malaikat Yg Diutus ke Nabi Muhammad SAW

jibril adalah malaikat




Ternyata Jibril adalah Golongan Malaikat Yg Diutus ke Nabi Muhammad SAW - Jibril adalah malaikat yang diciptakan dari cahaya, sebagaimana umumnya malaikat yang lainnya.

Disebutkan dalam hadis dari Aisyah Radhiyallahu ‘anha, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

خُلِقَتِ الْمَلَائِكَةُ مِنْ نُورٍ، وَخُلِقَ الْجَانُّ مِنْ مَارِجٍ مِنْ نَارٍ

Malaikat diciptakan dari cahaya dan jin diciptakan dari nyala api… (HR. Muslim 2996).

Dan Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam melihat Jibril dalam wujud aslinya dua kali.

Allah berfirman,

وَلَقَدْ رَآهُ نَزْلَةً أُخْرَى عِندَ سِدْرَةِ الْمُنْتَهَى عِندَهَا جَنَّةُ الْمَأْوَى

“Sesungguhnya Muhammad telah melihat Jibril itu (dalam rupanya yang asli) pada waktu yang lain, (13) (yaitu) di Sidratil Muntaha.” (QS. An-Najm: 13-14).

Aisyah pernah bertanya kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang ayat ini.

Beliau bersabda,

إنما هو جبريل، لم أره على صورته التي خُلق عليها غير هاتين المرتين. رأيته منهبطاً من السماء، سادّاً عِظَمُ خَلْقه ما بين السماء إلى الأرض

Itu adalah Jibril. Aku belum pernah melihatnya dalam bentuk asli selain di dua kesempatan ini. Aku melihatnya turun dari langit, besar fisiknya menutupi antara langit dan bumi. (HR. Muslim 177).

Abdullah bin Mas’ud Radhiyallahu ‘anhu mengatakan,

أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَأَى جِبْرِيلَ لَهُ سِتُّمِائَةِ جَنَاحٍ

“Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam melihat Jibril, dengan 600 sayap.” (HR. Bukhari 3232 dan Muslim 174)

Dalam riwayat lain, Ibnu Mas’ud mengatakan,

رَأَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ جِبْرِيلَ عَلَيْهِ السَّلامُ فِي صُورَتِهِ لَهُ سِتُّمِائَةِ جَنَاحٍ قَدْ سَدَّ الأُفُقَ

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam melihat Jibril dalam wujud aslinya, beliau memiliki 600 sayap, yang menutupi ufuq. (HR. al-Fakihi dalam Akhbar Makkah, al-Fakihi, 2306).

Jibril adalah ar-Ruh

Allah menyebut Jibril dengan ar-Ruh al-Amin (Ruh yang amanah)

وَإِنَّهُ لَتَنْزِيلُ رَبِّ الْعَالَمِينَ  نَزَلَ بِهِ الرُّوحُ الْأَمِينُ  عَلَى قَلْبِكَ لِتَكُونَ مِنَ الْمُنْذِرِينَ

Sesungguhnya Al Quran ini benar-benar diturunkan oleh Tuhan semesta alam, dia dibawa turun oleh Ar-Ruh Al-Amin (Jibril), ke dalam hatimu (Muhammad) agar kamu menjadi salah seorang di antara orang-orang yang memberi peringatan. (QS. As-Syu’ara’: 192 – 194)

Beliau digelari dengan Ruh al-Qudus (Ruh suci)

قُلْ نَزَّلَهُ رُوحُ الْقُدُسِ مِنْ رَبِّكَ بِالْحَقِّ لِيُثَبِّتَ الَّذِينَ آمَنُوا وَهُدًى وَبُشْرَى لِلْمُسْلِمِينَ

Katakanlah: “Ruhul Qudus (Jibril) menurunkan Al Quran itu dari Tuhanmu dengan benar, untuk meneguhkan (hati) orang-orang yang telah beriman… (QS. An-Nahl: 102).

Jibril digelari dengan ar-Ruh karena malaikat adalah alam ruh, alam ghaib yang tidak terindra oleh manusia. (at-Tahrir wa at-Tanwir, 19/189).

Ada juga yang mengatakan, Jibril digelari ar-Ruh karena beliau malaikat yang membawa wahyu kepada para nabi. Dan wahyu adalah sumber kehidupan bagi agama, sebagaimana jasad bisa hidup karena ada ruh.

Tugas Mulia Yang Dipikul Oleh Sosok Malaikat Jibril

Sosok malaikat Jibril mengemban tugas yang mulia, yaitu menyampaikan wahyu kepada para nabi dan rasul, Allah Ta’ala berfirman:

وَإِنَّهُ لَتَنْزِيلُ رَبِّ الْعَالَمِينَ نَزَلَ بِهِ الرُّوحُ الْأَمِينُ

” Dan sesungguhnya al-Quran ini benar-benar diturunkan oleh Rabb semesta alam. Dia dibawa turun oleh ar-Ruh al-Amin (Jibril)”. (asy-Syu’ara’: 192-193)

Hamba Allah
Hamba Allah <<<<<<<<< semakin yakin dan semangat >>>>>>>>> I'AM MUSLIM