Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Adab Baca Alquran, Jangan Lakukan 5 Larangan ini Saat Baca Al Quran!

adab baca alquran


Adab Baca Alquran, Jangan Lakukan 5 Larangan ini Saat Baca Al Quran! - Diantara mukjizat alquran ialah  Allah jadikan kitab suci ini penuh makna. Membaca Alquran merupakan ibadah yang sebaiknya orangtua biasakan pada anak. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW yang artinya, “Seutama-utama ibadah umatku adalah membaca Alquran.” (HR. Baihaqi)

Adab Baca Alquran

Membersihkan mulut dari kotoran

Sebelum membaca Alquran, ajarkanlah anak membersihkan mulut mereka dengan cara menyikat gigi dan berkumur. Bila ada, bersiwaklah dengan dahan atau akar dari pohon Salvadora persica untuk membersihkan gigi, gusi, dan mulut. 

Membersihkan mulut termasuk dalam adab membaca Alquran. Hal ini dikarenakan mulut sebagai tempat makharijul huruf atau tempatnya keluar huruf dalam Alquran.

Rasullullah SAW bersabda yang artinya, “Sesungguhnya mulut-mulut kamu merupakan jalan membaca Alquran, maka bersihkanlah dengan siwak (sikat gigi).”

Menyucikan diri dengan wudhu

Selain membersihkan mulut sebelum membaca Alquran, umat Islam juga harus menyucikan diri dengan cara berwudhu. 

Hukum berwudhu sebelum membaca Alquran adalah wajib menurut pendapat para ulama 4 madzhab, seperti yang disebutkan dalam Surat Al-Waaqi'ah ayat 77–79 yang artinya:

“Sesungguhnya Alquran ini adalah bacaan yang sangat mulia, pada kitab yang terpelihara (Lauhul Mahfuzh), tidak menyentuhnya kecuali orang-orang yang disucikan.”

Mengenakan pakaian yang bersih

Alquran merupakan kitab suci sehingga bagi siapa pun yang ingin membacanya, dianjurkan untuk mengenakan pakaian yang bersih. Allah SWT sangat mencintai kebersihan, sebagaimana yang diterangkan dalam hadis berikut:

“Dari Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam: Sesungguhnya Allah SWT itu suci yang menyukai hal-hal yang suci, Dia Maha Bersih yang menyukai kebersihan, Dia Maha Mulia yang menyukai kemuliaan, Dia Maha Indah yang menyukai keindahan, karena itu bersihkanlah tempat-tempatmu.” (HR. Tirmizi)

Menghadap kiblat dan pastikan tempatnya bersih

Adab membaca Alquran yang selanjutnya perlu orangtua ajarkan pada anak, yaitu menghadap kiblat dan pastikan bahwa tempatnya telah suci dari najis. 

Kiblat adalah arah yang menuju pada bangunan Ka'bah di Masjidil Haram, Makkah dan menjadi patokan bagi umat Islam untuk beribadah.

Sama halnya dengan salat, membaca Alquran termasuk bentuk ibadah kepada Sang Pencipta. Jadi, dianjurkan untuk menghadap kiblat dan pastikan tempatnya benar-benar bersih. 

Niatkan untuk beribadah pada Allah SWT

Jelaskan pada anak mama bahwa setiap ibadah harus diiringi dengan niat. Niatnya pun harus baik, yaitu ibadah kepada Allah SWT, bukan untuk mengharap pujian dari manusia.

Begitu pun ketika hendak membaca Alquran, sebaiknya diniatkan semata-mata karena Allah SWT. Dengan demikian, diri kita akan mendapatkan kebaikan dari Alquran.

Rasulullah SAW bersabda yang artinya, “Sesungguhnya segala amalan itu tidak lain bergantung pada niatnya.” (HR. Bukhari Muslim)

Membaca Taawudz dan Basmallah

Setiap membaca surat atau ayat Alquran, hendaknya diawali dengan Taawudz dan Basmallah. Kecuali Surat At-Taubah, satu-satunya surat yang dibaca tanpa awalan Taawudz maupun Basmallah. 

Alasannya karena berdasarkan kesepakatan para sahabat yang menerima periwayatan dari Nabi, Surat At-Taubah tidak mencantumkan Basmallah. Selain itu, Rasulullah SAW juga menerima surat tersebut dari Malaikat Jibril tanpa disertai dengan Basmallah. 

Adapun bacaan Taawudz yang perlu diajarkan pada anak, ialah:

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

A'uudzu billaahi minasy-syaithoonir rojiim

Artinya: “Aku berlindung kepada Allah dari setan yang terkutuk.”

Berikut lafal Basmallah yang dibaca mengikutinya, yaitu:

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْ

Bismillahirrahmannirrahiim.

Artinya: “Dengan nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang.”

Bersungguh-sungguh dan merenungkannya

Ketika membaca Alquran, setiap umat Islam sebaiknya bersungguh-sungguh dalam merenungkan dan memikirkannya. Beri tahu pada anak bahwa tidak diperbolehkan untuk membaca Alquran sambil bercengkerama dengan orang lain, melainkan harus tetap fokus.

Allah SWT telah berfirman dalam QS. Shaad ayat 29 yang artinya, “Ini adalah sebuah kitab yang kami turunkan kepadamu penuh berkah, supaya mereka memperhatikan ayat-ayatnya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai pikiran.”

Memerhatikan hukum bacaan (tajwid)

Perhatikan juga hukum bacaan (tajwid) dalam setiap ayat ketika membaca Alquran. Hukum tajwid ini meliputi bagaimana cara mengeluarkan huruf-huruf dari makhrajnya atau tempat keluarnya huruf, menepati kaidahnya, memanjangkan yang semestinya dibaca panjang, mendengungkan bacaan yang seharusnya mendengung maupun menebalkan huruf yang dibaca tebal.

Diriwayatkan dari Sa’ad bin Abi Waqqash ra, dari Rasulullah SAW yang artinya:

“Sungguh, Alquean ini turun dengan duka cita, maka apabila kalian membacanya, menangislah. Jika kalian tidak menangis, buatlah seolah-olah menangis dan iramakanlah Alquran itu. Barang siapa tidak mengiramakan maka ia tidak termasuk golongan kami.”

Mengiramakan yang dimaksud berarti harus menunjukkan kesedihan dan menampakkan kekhusyukan, serta memperhatikan tajwidnya dengan baik saat membaca Alquran.

Membaca doa setelah membaca Alquran

Setelah membaca Alquran pun, ada adabnya tersendiri, Ma. Jadi, tidak langsung pergi begitu saja ketika selesai membaca Alquran. Ajarkanlah anak untuk membaca doa usai membaca Alquran. 

Berikut doa penutup setelah membaca Alquran menurut Syaikh Muhammad Makki dalam kitab Nihayatul Qaulil Mufid fi Ilmit Tajwid:

صدق الله العظيم وبلغ رسوله الكريم ونحن على ذلك من الشاهدين

Shadaqallahul ‘adziim wa balagha rasuuluhul kariim wa nahnu ‘alaa dzaalika minasy syaahidin.

Artinya: “Maha benar Allah Yang Maha Agung dan Rasulnya yang mulia telah menyampaikan dan kami atas hal itu termasuk orang-orang yang bersaksi.”

Itulah 9 adab membaca Alquran yang perlu orangtua ajarkan pada anak. Semoga dengan mengamalkannya, dapat menambah keberkahan ibadah kita, ya. 

5 Larangan saat Baca Alquran

Tidak boleh sambil makan ataupun minum

Ketika kita sedang membaca Al-Qur'an atau Iqra, kita tidak diperbolehkan untuk makan atau minum. Karena selain membuat otak kita tidak konsentrasi dan bisa membuat kita bisa tersedak, juga mengurangi kesakralan membaca Kitab suci ini.

Tidak boleh sambil bermain hp atau telepon

Pada masa pandemi sekarang ini, kita semua beraktifitas serba online. Tapi ketika kita sedang membaca kitab kitab suci, kita tidak boleh melakukannya dengan bermain hp. Selain karena otak kita tidak akan bisa konsen, juga kurang menghormati Kitab suci kita.

Ketika kita buang angin, kita wajib untuk berwudhu Kembali

Pada saat kita membaca Al-Qur'an maupun Iqra, kita diwajibkan untuk berwudhu terlebih dahulu. Dan kita di anjurkan menghadap ke kiblat. Ada sebuah hadis menyatakan bahwa

Dilarang kita membaca Al-Qur'an, ketika keadaan kita tidak suci

Ketika keadaan kita tidak suci, atau yang laki laki baru saja mimpi basah, dan belum mandi wajib, di situ kita tidak boleh memegang ataupun membaca kitab suci kita.

Dilarang kepada kaum wanita yang sedang haid

Ketika wanita mendapatkan bulanan nya atau yang sering kita sebut dengan haid itu. Wanita dilarang untuk membaca ataupun memegang kitab suci.

Hamba Allah
Hamba Allah <<<<<<<<< semakin yakin dan semangat >>>>>>>>> I'AM MUSLIM