🔔 ikuti juga di Google News

Puasa Tidak Sahur Apakah Batal

puasa tidak sahur


Puasa Tidak Sahur

Puasa Tidak Sahur Apakah Batal - Tahukah kamu, selain terdapat syarat wajib dan rukun puasa, ada juga beberapa amalan yang bersifat sunah selama berpuasa lho. Salah satu amalan sunah yang dimaksud, yakni sahur. Ya, aktivitas makan yang biasa kita lakukan pada dini hari tersebut merupakan amalan sunah yang sebaiknya dijalani agar puasa terasa lebih lengkap.


Hukum puasa tanpa sahur bagaimana ya? ada satu pernyataan tentang sahur yang banyak tersebar di masyarakat kita. Pernyataan itu adalah puasa adalah sahur. Dari mana asal pernyataan ini dan siapa yang membuatnya, yang jelas gara-gara pernyataan ngawur ini sebagian kaum muslimin ada yang meragukan keabsahan puasanya karena pagi harinya dia tidak sahur.

Sampai ada yang membatalkan puasanya gara-gara dia tidak sahur. Padahal membatalkan puasa wajib tanpa alasan yang dibenarkan termasuk dosa besar. Dan tidak sahur tidak boleh dijadikan alasan pembenar Untuk membatalkan puasa. Untuk itu perlu kita tegaskan dengan setegas-tegasnya, kita tanamkan dalam diri kita untuk memberikan penekanan mengenai inti puasa. Bukanlah sahur, pernyataan inti puasa yaitu sahur adalah pernyataan tidak berdasar dan membahayakan.

Sahur hukumnya dianjurkan ketika puasa namun bukan inti puasa. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam tidak pernah mengajarkan bahwa diantara syarat sah puasa adalah makan sahur. Puasa seseorang tetap sah sekalipun paginya tidak sahur. Dalil tegas yang menunjukkan hal ini adalah Hadits dari Ummul mukminin Aisyah radhiyallahuanha, "beliau menceritakan suatu hari Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam menemui kami dan bertanya apakah kalian punya makanan? kami menjawab tidak, kemudian beliau bersabda, kalau begitu saya akan puasa". Hadits Riwayat Muslim Nasa'i dan tirmidzi.

Pada hadits lain, Nabi Shallallahu Alaihi Wa Sallam mendatangi istrinya pagi hari beliau menanyakan kepada istrinya. "Apakah di rumah ada makanan untuk sarapan", artinya Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam tidak memiliki niat puasa ketika itu? kemudian ketika Aisyah menjawab bahwa beliau tidak memiliki makanan, Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam melakukan puasa. Ini menunjukkan bahwa pada malam harinya Nabi Shallallahu Alaihi Wa Sallam tidak makan sahur karena pada malam itu tidak ada keinginan dari beliau untuk berpuasa. Beliau baru menyatakan berpuasa di pagi harinya.
Merasa terbantu dengan artikel ini? Ayo dukung dengan memberikan DONASI. Tekan tombol merah.
Religi dan Motivasi + Wawasan

Posting Komentar



  • Home

  • DAFTAR



  • Follow
Oops!
Sepertinya ada yang salah dengan koneksi internet Anda. Harap sambungkan ke internet dan mulai menjelajah lagi.
AdBlock Detected!
Kakak pakai plugin pemblokir iklan ya? Tolong kecualikan website ini dalam pemblokiran ya. Karena kami butuh penghasilan dari iklan untuk terus mengelola website ini agar bisa update artikel bermanfaat. Makasih ya 😊
Site is Blocked
Sorry! This site is not available in your country.
[ ]