🔔 ikuti juga di Google News

Menunda Pekerjaan Jangan Dibiasakan

menunda pekerjaan

Menunda Pekerjaan

Menunda Pekerjaan Jangan Dibiasakan - Kebiasaan buruk yang paling sering terjadi pada kita untuk suka menunda-nunda sesuatu. Apapun bisa itu tugas, bisa itu pekerjaan, bisa amanah, untuk membuat keputusan, menunda mengeksekusi ide dan gagasan kita, dan lain sebagainya. Alhasil kita menunda kesuksesan kita sendiri.


Ia minimal kesuksesan dalam menyelesaikan suatu pekerjaan dan lanjut pada pekerjaan lainnya. harapannya adalah bagian dari produktivitas. Pemikiran seperti, tenang kan masih ada besok deh, masih minggu depan, hari ini nonton dulu aja deh, kayaknya hari ini lagi nggak mudah besok aja ya mulainya, kita masih belasan atau 20 an tahun masih ada 10 tahun lagi sebelum masuk kepala tiga, yang kepala tiga sebelum kepala 4 dan seterusnya.

Banyak aktivitas dari internet yang membuat kita semakin gampang hilang fokus dan kembali menunda pekerjaan. Karena ini jadi masalah sebagian besar anak muda sekarang. Kebiasaan menunda-nunda pekerjaan ini sebenarnya seni mengelola diri sendiri.

Alasan lain seperti, masih lama, nggak ada mood buat kerjain sekarang, nggak punya kemampuan untuk menyelesaikannya, lagi ngga punya ide. Yang semua ini berakhir pada keputusan dan pilihan sikap nantiaja deh ngerjainya.

Kemampuan kita untuk mengontrol atau mengatur emosi pikiran dan sikap secara efektif pada situasi sungguhlah penting. Ada dua garis besar dalam menetukan sikap yaitu yang bisa kita atur dan yang enggak bisa kita atur.

Yang bisa kita atur adalah bagaimana kita mengatur emosi pikiran dan pilihan sikap kita. Dan yang gak bisa kita atur seperti situasi hidup sendiri maupun situasi yang terjadi di sekitar kita.  Contoh situasi, keluarga kita sekarang sedang kena musibah, situasi kabar dan berita buruk yang beredar saat ini, situasi deadline yang tinggal 1 hari lagi 1 bulan lagi, situasi besok ada ujian, dan seterusnya.  

Satu hari, satu minggu, satu bulan, 1 tahun dan situasinya tetap seperti ini, maka kita bisa selesaikan dan mencoba mengontrol apa yang bisa kita kontrol termasuk waktu . Kemampuan kita untuk mengatur diri kita sendiri sesuai waktu yang berlaku.

Pertama dalam satu hari kita cuma punya waktu 24 jam, nggak bisa ditambah tambahin lagi, nggak peduli situasi kita sedang kayak gimana, mau sedang senang, sedang sedih, sedang marah, sedang dapat musibah, waktu akan terus bergerak. Ada sebuah kata motivasi untuk yg kena musibah "ketika musibah datang, selesaikan dengan cepat sebelum menjadi lebih buruk atau kekhawatiranmu justru membuatnya makin rumit."Mungkin kita bisa bagi waktu, namun kita nggak bisa mengontrol waktu semau kita.

Daripada kita gagal, lebih baik kita mengatur dan mengelola diri agar bisa hadir di posisi yang paling optimal saat kita sedang menyelesaikan pekerjaan atau menghabiskan waktu dalam satu aktivitas tertentu. Dengan kata lain kita mengejar kualitasnya bukan kuantitasnya. Kita berupaya mengelola energi kita, fokus saat kita mengerjakan tugas itu.

Tips mengelola pekerjaan, energi fokus dan jangan emosi agar bisa tetap dalam keadaan optimal dalam menyelesaikanya. Dengan menerapkan skala prioritas, ada banyak cara yang bisa dipakai mulai dari konsep penting dan mendesak.

Kunci yang paling penting berikutnya dan utama adalah niat, karena kalau kita udah niat untuk menunda nunda semua hal jadi percuma. ada baiknya niatnya dulu.

Biasanya kita semakin cepat menyelesaikan pekerjaannya karena mepet, hal itu ada bagusnya juga. kalau kita buat fake deadline untuk menyiasatinya bikin seakan-akan deadline kerjaan tuh tinggal beberapa waktu lagi. Tulis di catatanmu tanggal deadline-nya lebih cepat 1 atau sampai 2 hari lah jadi ketika lihat notif maka akan segera menyelesaikanya.

Untuk mengurangi kelelahan, terima kerjaan sesuai dengan kesanggupan saja. Jangan biasain menumpuk pekerjaan yang pada akhirnya kita sendiri yang kwalahan. Jangan sampai karena pengen ngejar target sampai mengabaikan kesehatan juga dan akhirnya berdampak pada kesehatan fisik. Yang  wajar-wajar saja, sanggupin kerjaan yang sanggup untuk di kerjain ya.
Merasa terbantu dengan artikel ini? Ayo dukung dengan memberikan DONASI. Tekan tombol merah.
Religi dan Motivasi + Wawasan

Posting Komentar



  • Home

  • DAFTAR



  • Follow
Oops!
Sepertinya ada yang salah dengan koneksi internet Anda. Harap sambungkan ke internet dan mulai menjelajah lagi.
AdBlock Detected!
Kakak pakai plugin pemblokir iklan ya? Tolong kecualikan website ini dalam pemblokiran ya. Karena kami butuh penghasilan dari iklan untuk terus mengelola website ini agar bisa update artikel bermanfaat. Makasih ya 😊
Site is Blocked
Sorry! This site is not available in your country.
[ ]